Kamis, 30 Juni 2011

PERSAHABATAN

Bacalah dengan teliti, ini sangat penting!

Pernah ada anak lelaki dengan watak buruk. Ayahnya memberi dia sekantung
penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap
kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain.

Hari pertama dia memaku 37 batang di pagar.
Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari.
Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri
daripada memaku di pagar.

Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun
dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya.


Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari
bila dia berhasil menahan diri/bersabar.
Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya
bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar.

Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata:
”Anakku, kamu sudah berlaku baik,
tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang ada di pagar.”

Pagar ini tidak akan kembali seperti semula.
Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain,
hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar.

Kau bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali,
tetapi akan meninggalkan luka.
Tak peduli berapa kali kau meminta maaf/menyesal, lukanya tinggal.
Luka melalui ucapan sama perihnya seperti luka fisik.
Kawan-kawan adalah perhiasan yang langka.
Mereka membuatmu tertawa dan memberimu semangat.
Mereka bersedia mendengarkan jika itu kau perlukan,
mereka menunjang dan membuka hatimu.
Tunjukkanlah kepada sisihkanlah beberapa menit untuk membaca ini. Ada beberapa pesan
yang baik untuk jiwa kita.

Berilah kepada orang lebih dari yang mereka harapkan,
dan lakukan secara bijaksana.

Yakinlah pada dirimu ketika berkata: ”Aku mencintaimu."

Jika kau berkata: “Aku menyesal,”
tataplah mata lawan bicaramu.

Jangan permainkan harapan orang lain.
Mungkin kau bisa tersinggung,
tetapi itulah satu-satunya cara untuk menjalani hidupmu.

Jangan adili orang lain, tetapi adili dirimu secara kritis.

Bicaralah pelan, tetapi cepat dalam berpikir.

Jika kau ditanya sesuatu yang tak ingin kau jawab, senyumlah,
dan tanya: ”Mengapa kamu mau tahu?"

Ingatlah bahwa kasih yang paling indah dan sukses yang terbesar
mengandung banyak risiko.

Jika kau kalah,
jangan lupakan pelajaran dibalik kekalahan itu.

Hargai dirimu.
Hargai orang lain.
Bertanggung jawablah atas tindakanmu.

Jangan biarkan selisih paham merusak indahnya persahabatan.

Tersenyumlah ketika menjawab tilpon,
orang yang menilponmu
akan mendengarnya dari suaramu.sisihkanlah beberapa menit untuk membaca ini. Ada beberapa pesan
yang baik untuk jiwa kita.

Berilah kepada orang lebih dari yang mereka harapkan,
dan lakukan secara bijaksana.

Yakinlah pada dirimu ketika berkata: ”Aku mencintaimu."

Jika kau berkata: “Aku menyesal,”
tataplah mata lawan bicaramu.

Jangan permainkan harapan orang lain.
Mungkin kau bisa tersinggung,
tetapi itulah satu-satunya cara untuk menjalani hidupmu.

Jangan adili orang lain, tetapi adili dirimu secara kritis.

Bicaralah pelan, tetapi cepat dalam berpikir.

Jika kau ditanya sesuatu yang tak ingin kau jawab, senyumlah,
dan tanya: ”Mengapa kamu mau tahu?"

Ingatlah bahwa kasih yang paling indah dan sukses yang terbesar
mengandung banyak risiko.

Jika kau kalah,
jangan lupakan pelajaran dibalik kekalahan itu.

Hargai dirimu.
Hargai orang lain.
Bertanggung jawablah atas tindakanmu.

Jangan biarkan selisih paham merusak indahnya persahabatan.

Tersenyumlah ketika menjawab tilpon,
orang yang menilponmu
akan mendengarnya dari suaramu.teman-temanmu
betapa kau menyukai mereka.

Minggu, 05 Juni 2011

Masalah

Masalah .,.,.,.
Masalah untuk diselesaikan bukan untuk dihindari
Semakin banyak masalah melanda jiwa,
Disitulah letak jiwa mengasah kedewasaanya

Ketika salah satu masalah terselesaikan,
maka jiwa mendapatkan pengetahuan yang luar biasa
Dan bisa menjadi bekal menjadi untuk menghadapi masalah selanjutnya
Hal itu akan berulang-ulang

Dan jangan pernah lari dari masalah akan tetapi Hadapilah......


SIDIQ NUGROHO SP

Belajar

Orang yang tak mau belajar,
akan tergilas kerasnya zaman
Orang yang terus belajar,
akan mendapatkan masa depan cerah
 
Sahabat cantikku pernah berkata kepadaku,
hidup ini adalah belajar,
dan jangan pernah berhenti untuk belajar
belajar sampai maut menjemput
 
Sahabatku yang tercinta
berfikirlah simple dengan selalu senang pada belajar,
buat belajar adalah hobi bagi anda
maka masa depan akan menjadi milik anda
karena belajar adalah sebuah proses yang tak ada hentinya 

so must go on to study.,.,.,.,.
SIDIQ NUGROHO SP

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Premium Wordpress Themes